,

Suka Kagum

7 Tempat Wisata Religi Terpopuler di Bojonegoro

BitUptime.com –  Bojonegoro merupakan kabupaten yang terletak di bagian utara Jawa Timur, Bojonegoro berbatasan langsung dengan Kabupaten Tuban di utara, Kabupaten Nganjuk, dan Ngawi di selatan, Lamongan di Timur, serta Kabupaten Blora di Barat. Kondisi geografis Bojonegoro didominasi perbukitan di bagian selatan dan utara, serta dataran rendah di sepanjang aliran sungai Bengawan Solo. Kondisi geografis yang sedemikian rupa menyebabkan Kabupaten Bojonegoro memiliki panorama alam yang indah. Tak hanya panorama alamnya yang indah, Bojonegoro juga kental akan nuansa religi. Berikut ini 7 Tempat Wisata Religi di Bojonegoro Terpopuler yang bisa menjadi pilihan kamu untuk berakhir pekan.

Kelenteng Hok Swie Bio

Kelenteng Hok Swie Bio

Klenteng ini merupakan tempat ibadah Tri Darma yang terkenal dengan ornamen kepala naganya dan di dominasi warna merah.Selain bentuk yang unik, kelenteng ini juga dihiasi dengan ornamen bebatuan di sepanjang dinding yang menggambarkan kepala naga dengan tubuh berwarna biru.

Kelenteng ini berada di Jl. WR. Supratman, Karang Pacar, Kec. Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro. Sangat mudah menjangkaunya karena terletak di dalam kota. Kelenteng ini banyak didatangi para peziarah setiap harinya, terlebih saat memasuki imlek.

Baca Juga – Tempat Wisata Terbaik di Bali

Masjid Al Birru Pertiwi

Masjid Al Birru Pertiwi

Masjid Al Birru Pertiwi Bojonegoro (Al Birr) adalah Masjid dengan kubah emas yang beradi di Desa Dander, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. Lokasi masjid persis terletak di pinggir jalan yang menghubungkan Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Nganjuk, tepatnya 13 KM selatan Kota Bojonegoro. Masjid ini dibangun oleh keluarga besar Santosa, putra-putri dari Bapak Santosa Hardjosuwito dan Ibu Pertiwi sebagai wujud rasa syukur keluarga besar Santosa kepada Allah SWT serta persembahan bakti cinta kasih kepada orang tua mereka.

Masjid Agung Darusslam

Image Source - Instagram/discoverbojonegoro

Masjid Agung Darusslam merupakan masjid kebanggaan warga Bojonegoro yang terletak di sisi barat alun-alun Bojonegoro, tepatnya di Jl. Hasyim Asyari, Kauman, Kec. Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro. Masyarakat meyakini bahwa masjid ini memiliki akar sejarah bagi Bojonegoro. Salah satu tokoh laskar Diponegoro yang mempunyai sebutan Patih Pahal mewakafkan sebidang tanahnya untuk dibangun masjid pada tahun 1825. Masyarakat sekitar bersama laskar Pangeran Diponegoro serta didukung para pedagang pasar Bojonegoro mulai membangun sebuah Masjid dan konon sambil perang melawan penjajah di Sepanjang tepi Bengawan Solo.

Makam Wali Kidangan, Sukorejo, Bojonegoro

Makam Wali Kidangan, Bojonegoro

Wali Kidangan adalah seorang tokoh yang dikenal oleh masyarakat Bojonegoro sebagai ulama besar dari Kesultanan Pajang. Wali Kidangan juga dikenal dengan nama Syekh Mukodar, adapula yang menyebutnya Pangeran Kumbang Ali-ali atau Pangeran Narasoma. Makam Wali Kidangan terletak di atas bukit dusun kidangan, sekitar 1,5 km dari arah jembatan malo ke utara. Suasana makam masih sangat sejuk dan indah karena masih kelilingi hutan jati dan bambu yang rimbun. Wisata Religi Makam Wali Kidangan di Sukorejo Bojonegoro cukup ramai dikunjungi peziarah baik di hari biasa maupun hari liburan, terutama setiap hari Kamis Legi dan Jum’at Pahing. Keistimewaan lokasi wisata ziarah ini adalah pemandangan alam yang masih asri dan udara yang sejuk.

Makam Buyut Dalem di Kalangan Pacar

Makam Buyut Dalem

Buyut Dalem atau Pangeran Raden Aryo Dalem adalah salah satu Adipati Bojonegoro pada tahun pemerintahan 1614-1619. Makam Buyut Dalem berada di dalam sebuah cungkup yang terawat dengan baik. Wisata religi ini terletak di Desa Kadipaten, Bojonegoro, sekitar 500 meter dari pusat Bojonegoro. Setiap Rabu Wage, di tempat ini diadakan sebuah ritual untuk mengganti cungkup makam Pangeran Aryo Dalem yang terbuat dari alang-alang.

 

Makam Mbah Malang Negoro, Ngasinan, Padangan, Bojonegoro

Makam Mbah Malang Negoro

Makam Mbah Malang Negoro terletak di Desa Ngasinan, Padangan, Bojonegoro. Berdasarkan kepercayaan warga setempat, Makam Mbah Malang Negoro merupakan makam dua orang pengikut Pangeran Diponegoro ketika sedang terjadi Perang Jawa pada tahun 1925 – 1930. Dua orang tersebut bernama Kyai Hasan Wirodikromo dan Panglima Perang Tanggono Puro.

 

Petilasan Angling Dharma

Petilasan Angling Dharma

Petilasan Prabu Angling Dharma yang terletak di Desa Weton Ngare, Kalitidu, Bojonegoro. Menariknya, petilasan itu tepat di tengah pematang sawah. Di depan gapura, terdapat tanah yang selalu basah. Konon katanya, dulu adalah kolam pemandian, tempat Setyowati bertemu Prabu Angling Dharma yang menjelma menjadi burung Meliwis Putih. Belum diketahui secara pasti apakah sang Prabu menetap di Bojonegoro sampai akhir hayat atau tidak. Sampai saat ini masih menjadi perdebatan perihal letak makam Prabu Angling Dharma.

Itulah 7 wisata religi yang ada di Bojonegoro. Kalau kamu punya rekomendasi lain, silahkan isi di kolom komentar guys!

Written by BitUptime

Terima kasih sudah membaca artikel ini. Jangan lupa Like fanpage kami di Facebook dan follow twitter kami @bituptime

One Comment

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wisata Terbaik di Bali

Tempat Wisata Terbaik di Bali

9 Makanan Pembakar Kalori dan Penurun Berat Badan

9 Makanan Pembakar Kalori dan Penurun Berat Badan